Pajang Lukisan Alam ini, Senantiasa akan Membawa Ketenangan
Rp500,000
14 Maret 2026 – Lukisan ini merupakan karya Wina Margaretta Halim (27 tahun) dan Raditya Parasadi (37 tahun), dua pelukis penyandang autisme yang mengekspresikan dunia melalui ketenangan, fokus, dan detail yang mendalam.
Sapuan hijau pepohonan, aliran air terjun, dan bebatuan yang kokoh menggambarkan cara mereka memaknai alam sebagai ruang aman—tempat konsentrasi tumbuh dan emosi mengalir dengan jujur. Dikerjakan di atas kertas daur ulang dengan kesabaran tinggi, setiap karya merekam proses kreatif yang penuh ketekunan dan kepekaan.
Setiap lukisan dihargai Rp500.000; dengan terjualnya dua lukisan, target dana Rp1.000.000 dapat tercapai.
Dana akan digunakan untuk membeli alat-alat lukis agar mereka dapat terus berkarya dan menghasilkan lebih banyak karya indah ke depannya.
Description
Reviews (0)
Description
| Category | Kriya & Kerajinan Tangan, Produk Eco-Friendly, Proyek Pemberdayaan Ekonomi Disabilitas |
|---|
14 Maret 2026 – Lukisan ini merupakan karya Wina Margaretta Halim (27 tahun) dan Raditya Parasadi (37 tahun), dua pelukis penyandang autisme yang mengekspresikan dunia melalui ketenangan, fokus, dan detail yang mendalam.
Sapuan hijau pepohonan, aliran air terjun, dan bebatuan yang kokoh menggambarkan cara mereka memaknai alam sebagai ruang aman—tempat konsentrasi tumbuh dan emosi mengalir dengan jujur. Dikerjakan di atas kertas daur ulang dengan kesabaran tinggi, setiap karya merekam proses kreatif yang penuh ketekunan dan kepekaan.
Setiap lukisan dihargai Rp500.000; dengan terjualnya dua lukisan, target dana Rp1.000.000 dapat tercapai.
Dana akan digunakan untuk membeli alat-alat lukis agar mereka dapat terus berkarya dan menghasilkan lebih banyak karya indah ke depannya.
Reviews (0)
Leave a Reply


Reviews
There are no reviews yet.